Lima Pemain Ini Rugi Besar Karena Kelakuannya Bermasalah

Punya talenta dan prospek cerah tak selalu menjamin seorang pemain bakal meraih sukses di tengah ketatnya persaingan di kancah persepakbolaan Eropa.

Bahkan sejarah sudah membuktikan, mereka yang sudah mengenyam pendidikan berkualitas di akademi sepakbola ternama seperti di Ajax, Barcelona, atau Manchester United pun, belum tentu akan mentas menjadi pemain profesional dan menorehkan banyak prestasi dengan mulus.

Ada banyak faktor yang menentukan bagaimana seorang pemain bisa berkembang. Namun salah satu yang terpenting adalah sikap dan mental dari sang pemain sendiri. Jika memang pada dasarnya ia punya keinginan kuat dan disiplin, jalan menuju kesuksesan sudah setengahnya terbuka.

Lantas bagaimana dengan mereka yang punya sikap buruk? Hasilnya bisa dilihat dari perjalanan karir lima pemain di bawah ini.

mario balotelli ist

1. Mario Balotelli

Mario Balotelli adalah pemain yang awalnya dianggap bakal menjelma sebagai striker terbaik di muka bumi, namun sekarang ie menjadi tak lebih dari sekedar pesakitan. Pemain Italia ini sekarang lebih dikenal dengan tingkah antiknya di dalam dan luar lapangan. Sebelumnya, ia sempat membuat heboh dengan menyalakan kemang api di kamar mandi rumahnya, dan juga beberapa kali cekcok dengan manajernya sendiri. Ia juga sempat berpose dengan senjata dan masih banyak tingkah unik lainnya. Flop di Liverpool, karir Balotelli tak jauh beda di AC Milan saat ini.

emmanuel adebayor ist

2. Emmanuel Adebayor

Adebayor bukan pemain yang suka cari gara-gara, baik dulu maupun sekarang, namun arogansi telah merusak karir pemain satu ini. Striker Togo mencatat perjalanan karir yang luar biasa di musim 2007/08, di mana koleksi golnya hanya kalah dari Cristiano Ronaldo. Ia mampu mencetak gol yang luar biasa indah, namun kerap bermain tak konsisten. Ia akan bermain di level yang tak terbayangkan sebelumnya, namun begitu mendapatkan kontrak bernilai besar, ia akan mulai menunjukkan kemalasannya.

ricardo quaresma ist

3. Ricardo Quaresma

Quaresma punya semua modal yang dibutuhkan untuk jadi pemain terbaik dunia, namun kesempatan itu ia buang begitu saja. Quaresma dan Cristiano Ronaldo berada di tahun angkatan yang sama dan kala itu mereka berdua disebut sebagai talenta terbaik yang dimiliki akademi Sporting Lisbon. Ronaldo sendiri kini sudah melesat jadi pemain top dan merebut tiga trofi Ballon d’Or. Sementara Quaresma tak banyak berubah. Ia sempat punya kans di Barcelona, namun ego-nya membuat semua berantakan.

carlos tevez ist

4. Carlos Tevez

Kebanyakan pemain di daftar ini punya masalah di dalam dan luar lapangan, namun Carlos Tevez kerap memicu kontroversi hanya karena tindakan yang ia lakukan di luar lapangan. Ia sempat membuat Roberto Mancini marah ketika menolak melakukan pemanasan di Manchester City. Namun demikian, ia masuk dalam salah satu dari sedikit pemain Argentina yang sudah memenangkan 20 trofi juara, terlepas dari tingkahnya yang tidak terlalu bisa dijadikan panutan. Meski begitu, El Apache adalah sosok yang 100 persen profesional di atas lapangan.

adriano afp

5. Adriano

Bagaimana cara terbaik merusak karir? Tanyakan saja pada Adriano, ia pasti tahu dengan tepat jawabannya. Pemain Brasil sempat dikenal dengan tendangan geledek dan kemampuannya mencetak gol dari jarak jauh. Ia dijuluki Il Imperatore dan sempat diakui reputasinya oleh seluruh dunia selama satu atau dua tiga musim, namun tak lama berselang karirnya terjun bebas. Adriano lebih fokus pada aktivitas pesta dan terbuai oleh konsumsi alkohol. Di usia 33 tahun, ia berstatus free agent dan praktis karirnya sudah berakhir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *