Gabung Madrid, Lima Bintang Ini Malah Terpuruk

Real Madrid kini telah jadi sinonim klub terbaik dunia, terlepas dari jumlah trofi yang mereka raih dalam 10 tahun terakhir.

Bergabung dengan El Real seolah jadi kebanggaan tersendiri bagi seorang pemain. Datang ke Bernabeu dan melakoni konferensi pers pertama sebagai penggawa Los Blancos, akan membuat seorang pesepakbola merasa ia sudah mencapai puncak karirnya – dengan bermain untuk salah satu klub paling bergengsi di seluruh dunia.

Ditambah lagi, Madrid kerap tak sungkan mengeluarkan dana dalam jumlah besar untuk mendapatkan pemain yang mereka inginkan. Otomatis, status Galacticos alias pemain bintang akan langsung melekat pada sosok tersebut.

Namun demikian, datang ke Madrid terbukti tak selalu jadi pilihan yang tepat untuk meningkatkan karir. Bahkan sudah cukup banyak talenta potensial yang justru meredup, usai ia dipinang oleh raksasa Spanyol.

Siapa saja mereka? Berikut lima di antaranya.

kaka ist

1. Kaka

Kaka sudah memenangkan segalanya bersama AC Milan dan semua orang berharap ia akan pindah ke klub yang lebih besar. Pemain Brasil lantas melakukannya di musim panas 2009, ketika ia dibeli Real Madrid dengan harga 60 juta poundsterling. Kaka sendiri sempat tampil brilian, namun momen itu dengan cepat berlalu. Cedera membuat ia tak banyak mendapatkan kesempatan. Selain itu, sang pemain juga tak punya hubungan yang bagus dengan manajer Jose Mourinho.

gabriel heinze ist

2. Gabriel Heinze

Gabriel Heinze mungkin membuat kesalahan terbesar dalam hidupnya ketika ia memutuskan pergi dari Manchester United dan bergabung dengan Real Madrid. Pemain Argentina adalah sosok yang dicintai di Old Trafford, namun ia memutuskan bergabung dengan Los Blancos. Di tahun 2007, Real membayar 8 juta pounds untuk bek Argentina. Heinze lantas membuat 58 penampilan selama dua musim dan membuat tiga gol. Namun seiring berjalannya waktu, jatah bermainnya makin berkurang. Karirnya jelas mengalami penurunan sejak datang ke Bernabeu.

emerson ist

3. Emerson

Usai Juventus terdegradasi ke Serie B menyusul Calciopoli di 2006, Fabio Capello menjadi manajer Real Madrid. Ia memutuskan mendatangkan Emerson bersamanya. Los Blancos lantas membayar 16 juta pounds untuk gelandang Brasil yang tampil impresif bersama Juventus. Namun debut Emerson jauh dari harapan semua orang. Ia terlihat rapuh. Sang pemain lantas pergi di akhir musim usai dibeli AC Milan dengan harga 5 juta pounds.

jerzy dudek ist

4. Jerzy Dudek

Mantan kiper Polandia, Jerzy Dudek, bergabung dengan Real Madrid di 2007. Sebelumnya, Dudek punya enam tahun karir yang sukses di Liverpool, sempat jadi juara Liga Champions di 2005. Ketika bergabung dengan Los Blancos, Dudek berusia 34 dan semua orang tahu mustahil baginya menggantikan Iker Casillas. Sang kiper hanya membuat 12 penampilan selama empat tahun. Dudek pun telah membuat kesalahan dengan mengakhiri era keemasannya terlalu cepat.

antonio cassano ist

5. Antonio Cassano

Transfer ini mungkin merupakan salah satu yang teraneh di sepakbola. Antonio Cassano merupakan salah satu pemain terbaik di era 2000an. Ia punya semuanya, kecuali satu: Cassano adalah sosok yang gampang tersulut emosinya dan sulit dikendalikan. Usai mencatat sukses di Roma, ia bergabung dengan Real Madrid di musim dingin 2006. Ia mencetak gol di laga debut, namun gagal tampil impresif di sisa musim. Bahkan sang pemain justru terlihat lebih tambun karena bobotnya yang terus bertambah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *