5 Faktor yang Akan Buat Madrid Menang di Clasico

Partai seru yang paling dinanti-nanti oleh para penggemar sepakbola Spanyol, atau bahkan seluruh dunia, El Clasico, akan segera bergulir dalam waktu kurang dari dua pekan. Pada 21 November nanti, Real Madrid akan menjamu musuh bebuyutan mereka di Estadio Santiago Bernabeu.

Tak sekedar berebut gengsi atau mempertegas reputasi sebagai klub terkuat di tanah Matador, duel Clasico kali ini juga diiringi serangkaian tekanan ekstra untuk Los Merengues, menilik kondisi yang tengah menimpa mereka belakangan ini.

Pertama, Clasico akan penting bagi Madrid untuk mengatrol posisi mereka di klasemen sementara. Pasalnya, mereka kini tengah tertinggal tiga angka dari sang pemuncak, Barcelona. Itu artinya, kemenangan atas Los Azugrana akan memastikan kubu Rafael Benitez kembali ke tahta mereka yang sempat hilang di Ramon Sanchez Pizjuan.

Kedua, hasil positif di pertandingan melawan Barcelona juga akan jadi obat mujarab untuk mengatasi luka mental skuat Madrid, yang baru menelan kekalahan perdana musim ini, dengan skor 2-3 di tangan Sevilla. Selain itu, sukses Clasico juga akan jadi balasan sempurna Benitez terhadap kritik media Spanyol, yang selama ini menudingnya mengusung taktik negatif atau defensif.

Mampukah Madrid menuntaskan misi mereka di Clasico nanti? Berikut deretan lima alasan mengapa Los Blancos layak dan mungkin keluar sebagai pemenang.

 

1. Kembalinya pemain yang cedera
Real Madrid bisa mendapat suntikan moral yang luar biasa jelang laga melawan Barcelona, dengan kembalinya beberapa pemain yang sebelumnya absen karena cedera – termasuk Sergio Ramos yang pekan lalu mengalami masalah bahu usai mencetak gol akrobatik ke gawang Sevilla.

James Rodriguez baru saja pulih dan sudah diturunkan di Ramon Sanchez Pizjuan pekan lalu. Ia bahkan mampu membuat satu gol di penghujung laga. Sementara Gareth Bale belum lama ini dibebas tugaskan dari timnas Wales dan bakal mendapatkan waktu lebih banyak untuk memulihkan diri, begitu pula dengan Karim Benzema dan Marcelo.

Benitez pun mengaku optimis para pemain itu akan memberi dimensi berbeda pada permainan timnya. Pasca duel melawan Sevilla, ia mengatakan: “Kami punya waktu untuk menanti para pemain yang masih absen karena cedera. Pertandingan ini berbeda dengan Clasico dan saya harap tim memberikan respon bagus usai laga ini.”

2. Absennya Rakitic dan Messi
Tak hanya Madrid, Barcelona juga ikut terserang badai cedera yang menimpa sejumlah pemain mereka, di antaranya Ivan Rakitic dan Lionel Messi.

Nama yang pertama disebut merupakan sosok reguler yang kerap dipercaya Luis Enrique memimpin lini tengah Barcelona musim ini. Sayangnya, gelandang Kroasia mengalami sobek otot kaki kanan di babak pertama pertandingan Liga Champions melawan BATE Borisov pekan lalu dan absen di laga melawan Villarreal.

Tidak ada indikasi kapan ia kembali, dan kemungkinan besar ia juga akan absen di Clasico.

Setali tiga uang dengan Lionel Messi, yang mengalami cedera lutut sejak bulan September di laga melawan Las Palmas. Kabar yang beredar di Spanyol sempat mengatakan pemulihannya molor seminggu dari jadwal dan itu akan membuatnya absen melawan Real Madrid.

Hilangnya dua pemain kunci lawan tentu merupakan keuntungan yang cukup besar bagi tim tuan rumah.

3. Kebangkitan CR7
Cristiano Ronaldo menerima kritik dari banyak orang terkait produktivitasnya di muka gawang lawan musim ini. Dari 11 pertandingan di La Liga, pemain asal Portugal itu memang bisa membobol jala lawan sebanyak delapan kali.

Namun lima gol di antaranya ia lesakkan ke gawang Espanyol pada 12 September silam. Setelah itu sang pemain sempat puasa gol di empat laga, sebelum membuat satu gol di masing-masing laga melawan Levante, Celta Vigo, dan Las Palmas.

Meski demikian, Ronaldo punya motivasi yang bagus untuk bangkit dan membuktikan kemampuannya di Clasico nanti. Selain bakal menghadapi tim kuat seperti Barcelona, CR7 juga boleh jadi tengah merasa amat gembira, usai belum lama ini menghadiri premiere film dokumenter ‘Ronaldo’ di London.

Premiere tersebut berlangsung meriah dengan kehadiran beberapa pesohor plus ratusan fans. Pada media Inggris, Ronaldo mengatakan: “Saya tidak ingin memikirkan pertandingan kemarin, karena ini adalah hari yang istimewa untuk saya. Ini adalah salah satu hari terpenting dalam hidup saya.”

Mood yang bagus tersebut tentu akan membantu sang pemain tampil bagus di Clasico, apalagi CR7 tercatat sudah 15 gol di 26 laga melawan Barcelona.

4. Ambisi kembali ke puncak
Begitu kalah dari Sevilla 2-3 pekan lalu, yang juga jadi kekalahan perdana Real Madrid musim ini, Los Blancos langsung melorot ke posisi dua klasemen dan posisinya digantikan oleh rival abadi, Barcelona.

Namun Los Merengues punya kesempatan untuk tak membiarkan Blaugrana berlama-lama nyaman di peringkat pertama, karena kedua tim akan bertemu di Bernabeu pada 21 November mendatang. Kemenangan di depan pendukung sendiri akan membuat tahta kembali ke pangkuan tim ibu kota.

Oleh karena itu, bisa jadi hal tersebut akan jadi motivasi tambahan bagi Cristiano Ronaldo dkk, guna meraih kemenangan di duel melawan Barca nanti.

5. Rekor memikat di kandang
Sah-sah saja media Spanyol mengkritik gaya bermain Real di bawah asuhan Rafael Benitez. Namun nyatanya tim ibu kota Spanyol punya rekor yang cukup mentereng di kandang sendiri.

Ya, sejak ditangani oleh manajer Spanyol, Madrid tak pernah kalah di delapan pertandingan yang mereka mainkan di Bernabeu, dimulai dari duel Trofeu Bernabeu pada 19 Agustus silam melawan Galatasaray.

Madrid juga menunjukkan pertahanan yang solid selama periode tersebut, dengan hanya kemasukan dua gol. Selain tim asal Turki, klub lain yang sanggup membuat Madrid kecolongan kala bermain di hadapan Madridistas adalah Las Palmas, di duel La Liga pada 31 Oktober lalu.

Jelas, ini merupakan modal berharga bagi kubu Los Blancos untuk meraih kemenangan atas Barcelona di Clasico nanti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *