10 Pesepakbola yang Membelot dari Tanah Kelahiran

Bagi seorang pesepakbola, membela negara tempat ia dilahirkan merupakan sebuah kehormatan tersendiri. Namun dalam perkembangan sepakbola modern, nasionalisme seorang pemain tak melulu ditentukan berdasarkan faktor geografis saja.

Ya, perkawinan campur antara dua orang yang berasal dari suku atau negara yang berbeda bisa menghasilkan seseorang dengan dwi kewarganegaraan, yang memungkinkan ia bisa membela dua atau bahkan lebih tim nasional.

Namun untungnya, FIFA telah membuat aturan bahwa mereka yang telah membela timnas senior sebuah negara, tidak diperkenankan lagi berpindah atau bermain untuk tim nasional negara lain.

Kondisi ini lantas memunculkan fenomena unik, di mana seorang pemain yang bergabung dengan tim nasional, belum tentu berasal dari negara yang mereka bela.

Siapa saja mereka? Berikut daftar lengkapnya.

Marcel-Desailly
1. Marcel Desailly
Mantan bek Chelsea, Marcel Desailly, adalah pemain keturunan Ghana, namun ia memilih membela Prancis di level Internasional. Ia lahir dari pasangan Ghana, namun ia lantas mendapatkan perubahan nama ketika ibunya menikahi seorang konsulat Prancis di Accra.

Marcel Desailly dan keluarganya pindah ke Prancis ketika ia masih berusia empat tahun. Ia mengakui bahwa ia merasa seorang Prancis tulen, meski punya ikatan kuat dengan Ghana. Desailly lantas membuat 116 penampilan untuk Prancis, dan memenangkan Piala Dunia 1998 serta Euro 2000.

 

Mauro-German-Camoranesi
2. Mauro German Camoranesi
Mantan gelandang Juventus adalah pemain yang tidak pernah bermain untuk negara kelahirannya. Camoranesi lahir di Tandil, Argentina, dan pindah ke Italia di tahun 2000, ketika bergabung dengan Verona.

Ia memiliki kewarganegaraan ganda, yang berarti ia bisa bermain untuk Argentina dan Italia. Ia memilih yang terakhir, dan mengaku meski merasa sebagai orang Argentina, Italia sudah mengalir dalam darahnya. Pilihan yang bagus, karena Camoranesi kemudian memenangkan Piala Dunia 2006.

 

pepe
3. Pepe
Pemain kelahiran Brasil, Pepe, adaalah salah satu bek yang dianggap terbaik dunia. Pepe lahir di Marceio, Brasil, namun ia tidak pernah bermain untuk Samba di level manapun.

Ia bergabung dengan Maritimo B di 2001 dan tidak pernah menoleh kembali ke negara asalnya. Menurut ayah sang pemain, manajer Carlos Dunga sempat menghubungi Pepe di 2006, namun bek dengan temperamen tinggi itu sudah mengambil keputusan. Pepe dinaturalisasi tahun 2007 dan memainkan laga pertama bersama Portugal di bulan November.

 

miroslav-klose-getty
4. Miroslav Klose
Miroslav Klose dianggap sebagai salah satu striker terbaik dunia. Mantan pemain Bayern dikenal dengan kemampuan naturalnya dalam membuat gol.

Klose lahir dan dibesarkan di Polandia dan pindah ke Jerman di usia 8. Polandia ingin merekrutnya di 2001, ketika Klose bermain di Kaiserslautern, namun ia menolak. Striker berusia 37 tahun kemudian mengungkap bahwa keputusan itu tidak mudah, namun ia memilih tim yang bisa memberinya sukses.

 

Lilian-Thuram
5. Lilian Thuram
Orang bijak berkata, ikutilah kata hatimu ke manapun kau pergi. Itulah yang dilakukan oleh Lilian Thuram. Legenda Juventus adalah salah satu bek terbaik dunia di generasinya dan merupakan salah satu bek terbaik sepanjang masa.

Thuram lahir di Guadalupe. Ia dan keluarganya pergi ke Prancis pada 1981. Lilian Thuram memilih bermain untuk Prancis dan itu tidak terlalu mengejutkan. Ia adalah bagian dari tim yang memenangkan Piala Dunia 1998 dan Euro 2000.

 

Clarence-Seedorf
6. Clarence Seedorf
Clarence Seedorf merupakan salah satu gelandang yang dianggap terbaik di eranya. Ia lahir di Paramaribo, Suriname. Andai memutuskan terus tinggal di sana, dunia sepakbola takkan pernah melihat permainan berkelasnya.

Seedorf direkrut Ajax pada 1983, ketika baru berusia 7 tahun. Ia memilih bermain untuk Belanda di level Internasional, dan itu amat bisa dipahami. Legenda AC Milan merupakan salah satu pemain Belanda yang banyak meraih trofi di sepanjang karirnya.

 

Gonzalo-Higuain
7. Gonzalo Higuain
Mantan striker Real Madrid, Gonzalo Higuain, bisa bermain untuk Prancis di level Internasional, namun ia memilih Argentina.

Higuain lahir di Brest, Prancis. Ia adalah anak dari mantan pesepakbola Argentina, Jorge Higuain. Oleh karena itu sang pemain memiliki kewarganegaraan ganda Prancis-Argentina. El Pipita awalnya menolak panggilan dari Prancis dan Argentina, menegaskan bahwa ia belum mengambil keputusan. Namun akhirnya ia memilih Argentina, meski hingga kini belum memenangkan satu trofi pun di level Internasional.

 

Patrick-Vieira
8. Patrick Vieira
Legenda Arsenal, Patrick Vieira, adalah salah satu pemain yang tak pernah membela negara asalnya. Viera lahir di Dakar, Senegal, dan keluarganya pindah ke Prancis ketika ia berusia 8. Sama seperti pemain lain yang berkembang di Eropa, Vieira memilih membela Prancis di level Internasional. Ia banyak berjasa untuk Prancis, dan tidak berpikir dua kali untuk mengambil keputusan.

Edgar-Davids
9. Edgar Davids
Sama seperti Clarence Seedorf, Davids lahir di Paramaribo, Suriname. Ia adalah anak dari seorang ayah keturunan Afro-Suriname dan ibu keturunan Yahudi. Diberi julukan ‘pitbull’ karena gaya mainnya yang enerjik dan agresif, Edgar Davids menjadi salah satu pemain terpopuler di dunia.

Sepert Seedorf, ia memilih membela Belanda. Legenda Juventus ini dipilih Pele masuk dalam daftar 100 pemain sepakbola terbaik dunia yang pernah ada.

 

eusebio
10. Eusebio
Eusebio adalah pemain yang benar-benar mampu mengubah roda nasib dan menjadi salah satu pemain terbaik dunia sepanjang masa. Ia lahir dalam kondisi kemiskinan di Mozambique pada 1942.

Ayahnya meninggal ketika ia berusia 8 tahun dan sang ibu sendirian membesarkannya sejak itu. Eusebio lantas pindah ke Lisbon ketika berusia 18, dan hal itu menjadi momen yang mengubah hidupnya selamanya. Eusebio memilih bermain untuk Portugal, keputusan yang tidak pernah ia sesali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *